Jumat, 27 Juni 2014

Cara Membuat Pendingin Water Cooler Untuk PC

Cara Membuat Pendingin Water Cooler Untuk PC 


Kita harus mendinginkan komputer yang panas.. Komputer biasanya menggunakan sistem kipas untuk mendinginkan komponen penting seperti, CPU, VGA, dan Hard Drives.. lalu udara panas akan di tiup keluar ke belakang mesin.. Ini biasanya berguna untuk kebanyakan komputer, tapi tidak selalu ideal.. Dan kita tidak bisa memamerkan ini ke temen2 kita.. Satu metode laen untuk menghilangkan panas adalah dengan menggunakan Water Cooling System..a 

Sistem ini tidak menggunakan air biasa, melainkan menggunakan campuran air dan Propylene Glycol, dan disalurkan melalui pipa.. Untuk memasang Water Cooling System tidak lah sulit, walaupun cukup menantang.. Siapa yg membutuhkan sistem pendingin ini? tentu saja para pengguna komputer yg suka men-overclock PC mereka dan memainkan aplikasi game yg berat, atau video processing, atau dll..

Karena cairan bisa memindahkan panas lebih efektif daripada udara, PC yg dipasang water cooling sistem dapat berjalan dengan lebih dingin,, (lebih dingin 27 derajat Fahrenheit dari kecepatan kipas rata2).. Anda juga bisa melepas kipas, agar mengurangi kebisingan yg terjadi..

Step 1: Bongkar PC Anda
Step 2: Lepaskan heat sink
The heat sink after it is removed, cleaned and the water block is attached (see step 3).
Step 3: Memasang blok air
Hoses attached from your water pump and radiator (see step four) will take away heated liquid from the water block and replace it with cooler liquid.
Step 4: Pasang PC anda kembali.
Clamping the hoses to the water block is easy — connect one hose from the water block to the pump and one from the water block to the radiator.
Step 5: Nyalakan.
Step 6: Periksa kebocoran.


water cooling your pc step 1

mempersiapkan mesin anda adalah bagian yg tersulit. Sebelum anda memasang alat pendingin air, 
anda harus melepaskan motherboard komputer anda.
Ini berarti melepas casing, dan mencabut semua kartu dan kabel yg terpasang di MotherBoard.
water cooling your pc step 2

Saat  motherboard sudah dicopot, lepaskan lah heat sink. Biasanya heat sink memiliki kipas di tengah2 chip.
Berhati2lah untuk tidak merusak chip dari motherboard. 
Gunakan putaran yg lembut dengan gerakan menggeser karena thermal paste yang ada di chip 
biasanya terlekat dengan erat. Lalu bersihkan permukaan atas Chip yg terlihat dengan lap alkohol, 
dan ganti Thermal Paste yg baru.
water cooling your pc step 3
Pasanglah blok air dengan menggunakan mounting bracket. 
Mounting bracket ini akan melekatkan motherboard dengan siku di sisi atas dan sisi bawah.
Jangan terlalu mengencangkan sekrup


water cooling your pc step 4
Berikutnya, taroh motherboard kembali di casing-nya, 
dan pasangkan kembali semua kabel dan Cards yg ada.
Gunakan alat yg tersedia untuk memasang selang ke blok air.
water cooling your pc step 5
Sekarang, colok kabel pompa ke internal power supply dari PC anda..
water cooling your pc step 6
Terakhir, isi penampung dengan cairan yg tersedia, 
dan periksa kembali segala kemungkinan kebocoran. Jika semua tertutup rapat, 
maka semua nya sudah bisa digunakan

Cara Membuat Lan

Cara Membuat Jaringan Lan Tanpa Kabel Lan (UTP) di Windows 7

Baiklah, sobat blogger yang berbahagia, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi ilmu yang saya dapat dari pengalaman saya yaitu : CARA MEMBUAT JARINGAN LAN TANPA KABEL LAN (UTP) dengan Wireless yang telah ada pada windows 7.
*untuk Manfaat atau kegunaan dan kekurangannya silahkan ke sini
*note for englis langue you can translate this at google translate ^_^

Langsung saja berikut langkah – langkahnya :
Ø Click Kanan Pada Icon Wireless Network Connection yang ada di system tray, terletak di pojok kanan bawah, seperti gambar di bawah ini :


ØPilih Open Network and Sharing Center, lalu muncul jendela seperti di bawah ini :

Ø Pilih menu Set up a new connection or network, lalu akan muncul jendela seperti di bawah ini :

ØCari dan pilih Set up a wirelless ad hoc (computer-to-computer) network, tekan tombol Next,  lalu muncul jendela seperti di bawah ini :
Ø Tekan Next lagi, lalu muncul jendela seperti ini :

Isi Network name : sesuai keinginan sobat,
lalu di Security type : click tanda panah bawah warna hitam pilih No authentication (Open) agar komputer / laptop yang lain dapat connect dengan kita,
bila sudah centang kotak Save this network dengan mengeclicknya,
lalu tekan tombol Next dan muncul gambar seperti di bawah ini :



Lalu tekan aja tombol Closenya selesai deh ^_^


Source : Cara Membuat Jaringan Lan Tanpa Kabel Lan | Tips & Trik 

Jaringan Adhoc

pengertian dan konfigurasi jaringan ad-hoc

Jaringan Ad-hoc

Jaringan Ad-hoc adalah salah satu jenis dari Wireless Local Area Network (WLAN) yang terdiri dari sekumpulan node-node yang berkomunikasi satu sama lain secara langsung tanpa melibatkan node perantara seperti access point. Setiap node pada jaringan ad-hoc memiliki interface wireless. Node-node dalam jaringan ad hoc bersifat dinamis dan dapat berubah-ubah. 
Pada jaringan ad hoc setiap node tidak hanya berfungsi sebagai pengirim dan penerima informasi tetapi juga berfungsi sebagai pendukung jaringan seperti router. Oleh karena itu maka diperlukan sebuah routing protokol yang ditanamkan pada jaringan ad hoc tersebut. 

Tips Mengkonfigurasi jaringan Ad-Hoc Wireless LAN (peer-to-peer)

Ad-Hoc Wireless LAN
Model jaringan ini memungkinkan perangkat wireless berkomunikasi satu sama lain secara langsung tanpa central access point.
Banyak metode digunakan untuk konfigurasi jaringan Ad-Hoc, berikut adalah salah satu contoh sederhana tips dan tahapan dalam mengkonfigurasi jaringan Ad-Hoc wireless LAN.
  1. Dibutuhkan “wireless network card” pada masing-masing komputer.
  2. Masuk ke “network card properties” dan set SSID dengan nama tertentu (unique). Pastikan bahwa anda mengkonfigure SSID dengan nama yang sama untuk masing-masing komputer. Jika tidak sama, jaringan tidak akan terhubung.
  3. Masuk ke “network card properties” dan set “channel” untuk jaringan wireless yang akan digunakan. Pastikan anda mengkonfigurasi channel dengan angka yang sama untuk masing-masing komputer. Jika tidak, jaringan tidak akan terhubung.
  4. Set IP LAN static pada kedua komputer. Patikan anda mengkonfigurasi IP komputer tersebut dalam satu subnet dan range yang sama. Jika anda set IP pada satu komputer 192.168.1.1 255.255.255.0, pastikan komputer lainnya di set juga pada range (192.168.1.2-254).
  5. Set “network card” pada mode “ad-hoc”, bukan “infrastructure”.
Dengan konfigurasi diatas, seharusnya jaringan ad-hoc anda sudah bisa berjalan normal.
Misal, salah satu PC anda terhubung ke internet, dan PC satu lagi ingin ikut/numpang dalam mengakses internet, anda bisa mengaktifkan fungsi Internet Connection Sharing (ICS) pada OS Windows, berikut tahapannya:
  1. Aktifkan “ICS” pada PC yang memiliki koneksi internet. Catat alamat IP PC ini, yang akan menjadi komputer “host”.
  2. Set “default gateway” “network card” pada PC yang kedua ke alamat IP komputer “host” (refer ke No.1).
  3. Set “DNS server” untuk PC yang kedua dengan alamat IP DNS dari ISP anda.
Perlu diingat bahwa dengan “Internet Connection Sharing” (ICS) via ad-hoc wireless LAN, komputer “host” harus selalu “ON”, jika anda ingin PC kedua bisa mengakses internet.
Tahapan Test Koneksi untuk PC Windows :
  1. Klik Start.
  2. Klik Run.
  3. Ketik “cmd”.
  4. Ketik “ping x.x.x.x”, dimana x.x.x.x adalah alamat IP dari salah satu PC.
  5. Jika “ping is successful”, maka jaringan anda sudah UP dan anda memiliki “full connectivity”
Selamat mencoba dan berkarya…

 

http://tkj19reni.blogspot.com/2013/02/pengertian-dan-konfigurasi-jaringan-ad.html

Jenis Robot

JENIS ROBOT






Beberapa jenis Robot:

1. Robot Mobil (Bergerak) yang bisa berpindah tempat.
Robot Mobil atau Mobile Robot adalah konstruksi robot yang ciri khasnya adalah mempunyai aktuator berupa roda untuk menggerakkan keseluruhan badan robot tersebut, sehingga robot tersebut dapat melakukan perpindahan posisi dari satu titik ke titik yang lain. Robot mobil ini sangat disukai bagi orang yang mulai mempelajari robot. Hal ini karena membuat robot mobil tidak memerlukan kerja fisik yang berat. Untuk dapat membuat sebuah robot mobile minimal diperlukan pengetahuan tentang mikrokontroler dan sensor-sensor elektro.
2. Robot Manipulator ( tangan )
Robot ini hanyak memiliki satu tangan seperti tangan manusia yang fungsinya untuk memegang atau memindahkan barang, contoh robot ini adalah robot las di Industri mobil, robot merakit elektronik dll.
3. Robot Humanoid, yaitu robot yang miliki kemampuan menyerupai manusia, baik fungsi maupun cara bertindak, contoh robot ini adalah Ashimo yang dikembangkan oleh Honda.
4. Robot Berkaki
Robot ini memiliki kaki seperti hewan atau manusia, yang mampu melangkah, seperti robot serangga, robot kepiting dll.
5. Flying Robot (Robot Terbang), yaitu robot yang mampu terbang, robot ini menyerupai pesawat model yang deprogram khusus untuk memonitor keadaan di tanah dari atas, dan juga untuk meneruskan komunikasi.
6. Under Water Robot (Robot dalam air), robot ini digunakan di bawah laut untuk memonitor kondisi bawah laut dan juga untuk mengambil sesuatu di bawah laut.


Sensor termasuk komponen yang penting pada sebuah robot. Dengan adanya sensor membuat robot yang dibuat seakan-akan dapat mengendalikan dirinya sendiri, tanpa kabel, bahkan tanpa dikendalikan dari jarak jauh oleh manusia. Nah, berikut jenis-jenis sensor dan penjelasan singkatnya.:



a. Internal sensor, yaitu sensor yang dipasang di dalam bodi robot.
Sensor internal diperlukan untuk mengamati posisi, kecepatan, dan akselerasi berbagai sambungan mekanik pada robot, dan merupakan bagian dari

b. External sensor, yaitu sensor yang dipasang diluar bodi robot.

Sensor eksternal diperlukan karena dua macam alasan yaitu:

1) Untuk keamanan dan

2) Untuk penuntun.

Yang dimaksud untuk keamanan” adalah termasuk keamanan robot, yaitu perlindungan terhadap robot dari kerusakan yang ditimbulkannya sendiri, serta keamanan untuk peralatan, komponen, dan orang-orang dilingkungan dimana robot tersebut digunakan. Berikut ini adalah dua contoh sederhana untuk mengilustrasikan kasus diatas.


Contoh pertama: andaikan sebuah robot bergerak keposisinya yang baru dan ia menemui suatu halangan, yang dapat berupa mesin lain misalnya. Apabila robot tidak memiliki sensor yang mampu mendeteksi halangan tersebut, baik sebelum atau setelah terjadi kontak, maka akibatnya akan terjadi kerusakan.


Contoh kedua: sensor untuk keamanan diilustrasikan dengan problem robot dalam mengambil sebuah telur. Apabila pada robot dipasang pencengkram mekanik (gripper), maka sensor harus dapat mengukur seberapa besar tenaga yang tepat untuk mengambil telor tersebut. Tenaga yang terlalu besar akan menyebabkan pecahnya telur, sedangkan apabila terlalu kecil telur akan jatuh terlepas.


Kini bagaimana dengan sensor untuk penuntun atau pemandu?. Katogori ini sangatlah luas, tetapi contoh berikut akan memberikan pertimbangan.


Contoh pertama: komponen yang terletak diatas ban berjalan tiba di depan robot yang diprogram untuk menyemprotnya. Apa yang akan terjadi bila sebuah komponen hilang atau dalam posisi yang salah?. Robot tentunya harus memiliki sensor yang dapat mendeteksi ada tidaknya komponen, karena bila tidak ia akan menyemprot tempat yang kosong. Meskipun tidak terjadi kerusakan, tetapi hal ini bukanlah sesuatu yang diharapkan terjadi pada suatu pabrik.


Contoh kedua: sensor untuk penuntun diharapkan cukup canggih dalam pengelasan. Untuk melakukan operasi dengan baik, robot haruslah menggerakkan tangkai las sepanjang garis las yang telah ditentukan, dan juga bergerak dengan kecepatan yang tetap serta mempertahankan suatu jarak tertentu dengan permukaannya.


Sesuai dengan fungsi sensor sebagai pendeteksi sinyal dan meng-informasikan sinyal tersebut ke sistem berikutnya, maka peranan dan fungsi sensor akan dilanjutkan oleh transduser. Karena keterkaitan antara sensor dan transduser begitu erat maka pemilihan transduser yang tepat dan sesuai juga perlu diperhatikan.
http://mkurniawan286.blogspot.com/p/cyborg.html

Fakta kemajuan Internet

Pada Awal bulan Desember 2011 yang lalu, Ada sebuah penelitian yang dilakukan oleh sebuah agensi survei internasional tentang perkembangan teknologi di Indonesia, khususnya dalam hal media sosial, internet, dan perangkat mobile. Secara keseluruhan, laporan tersebut menghasilkan data yang Paseban tampilkan di bawah ini.

Penelitian ini juga memberikan rincian dari tiga kategori media sosial, internet, dan perangkat mobile, yang di mana terdapat beberapa fakta menarik dari perkembangan teknologi di Indonesia.
Fakta pertama, perkembangan teknologi di Indonesia menunjukkan pengguna internet di Indonesia sangat tinggi. Mengenai data statistik jumlah pengguna internet ini terdapat perbedaan antara data Internet World Statsa sebuah situs internasional yang memiliki fitur up to date tentang penggunaan internet, statistik penduduk, dan sata statistik mengenai penelitian internet dunia, yang mencakup lebih dari 233 negara ”yang sering menjadi acuan global dengan data lokal milik SalingSilang.com. Dimana perbedaan tersebut terpaut sangat jauh.
Apabila dilihat dari umur pengguna, laporan perkembangan teknologi di Indonesia ini menunjukkan lebih dari setengah pengguna internet Indonesia berumur di bawah 20 tahun. Apabila dipilah berdasarkan gender, laporan perkembangan teknologi di Indonesia ini menunjukkan pengguna internet di Indonesia kebanyakan Pria. 
Fakta kedua, perkembangan teknologi di Indonesia menunjukkan bahwa 61% dari total pengguna internet tersebut online melalui perangkat mobile. Dan apabila tidak melalui perangkat mobile, kebanyakan pengguna internet di Indonesia akan online melalui jaringan WiFi yang ada di Cafe.
Fakta ketiga, memang dari data perkembangan teknologi di Indonesia secara keseluruhan di atas menyebutkan bahwa pengguna internet hanya 17% dari total penduduk Indonesia. Namun internet adalah media yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia dibandingkan media radio atau surat kabar.Fakta keempat, laporan perkembangan teknologi di Indonesia menyatakan bahwa pengguna internet Indonesia lebih memilih menggunakan media sosial sebagai media komunikasi dibandingkan media lainnya. Dan 89% pengguna internet di Indonesia akan selalu mengunjungi situs media sosial.Tahukah Anda bahwa rata-rata tweet per hari dari pengguna Indonesia adalah 1.293.131. Hal ini berarti 15 tweet dikirimkan oleh pengguna internet Indonesia setiap satu detik.
Fakta kelima dari laporan perkembangan teknologi di Indonesia yang dilakukan oleh agensi survey internasional adalah cukup tingginya minat pengguna internet terhadap konten video di dunia maya. 51% dari seluruh pengguna internet Indonesia streaming atau downloadkonten video online per bulannya. Hasil ini bukanlah suatu yang mengejutkan apabila dilihat dari hit konten video lokal Indonesia di youtube.Apakah Anda suka berbagi foto dan menampilkannya di internet? Dan ada beberapa orang yang menyebut Anda “narsis.” Well, don’t worry about that, karena fakta keenam dari laporan perkembangan teknologi di Indonesia menyatakan Anda bukanlah satu-satunya. Survey menyebutkan bahwa hampir semua, 90%, pengguna internet Indonesia memanfaatkan layanan situs sharing foto.
Fungsi blog saat ini mengalami telah berkembang menjadi banyak fungsi. Blog dulu umumnya hanya dimiliki oleh orang yang suka menulis dan ingin mempublish artikel hasil tulisannya untuk orang lain. Tetapi sekarang foto dan video bisa menjadi konten utama suatu blog. Fungsi juga berkembang menjadi semacam media sosial dimana para blogger saling berkumpul, sarana pendapatan dengan banyaknya pengiklan yang bersedia untuk memasang iklannya di blog berpengunjung tinggi, beberapa menggunakannya menjadi semacam diary online, hingga menjadi portofolio online.
Perkembangan blog inipun telah menyentuh tanah air, dimana fakta ketujuh dari perkembangan teknologi di Indonesia menyatakan bahwa terdapat lebih dari 5 juta blog milik pengguna internet di Negara kita.Fakta kedelapan yang bisa diambil dari survey perkembangan teknologi di Indonesia ini adalah remaja adalah pengguna internet terbanyak, situs yang paling sering mereka kunjungi adalah media sosial, mereka menyukai media sosial ini sebagai sarana komunikasi dibandingkan media lainnya, dan mereka lebih suka mengunjunginya melalui ponsel.
Mungkin Anda semua telah mengetahui bahwa Indonesia telah lama menduduki posisi kedua sebagai pengguna media sosial terbesar di dunia. Dan sebuah Global Web Index Survey yang diadakan baru-baru ini menunjukkan bahwa pengguna internet Indonesia, bersama dengan Filipina, adalah “the most social people on earth.”

http://kapakcomunity.blogspot.com/2012/04/beberapa-fakta-kemajuan-internet.html

Minggu, 08 Juni 2014

Adjective Clauses

    Klausa kata sifat tidak mengubah arti dasar dari kalimat. Dalam beberapa kasus, ketika mereka memberikan informasi lebih lanjut ke dalam kalimat, mereka harus dengan tanda baca koma.
Berikut adalah beberapa contoh kalimat dengan klausa kata sifat digaris bawahi:
  • Pizza,which most people love, is not very healthy.
  • The people whose names are on the list will go to camp.
  • Grandpa remembers the old days when there was no television. 
  • Fruit that is grown organicallyis expensive.
  • Students who are intelligent get good grades.
  • Eco-friendly cars that run on electricity save gas.
  • I know someone whose father served in World War II.
  • Making noise when he eats is the main reason why Sue does not like to eat with her brother.
  • The kids who were called first will have the best chance of getting a seat.
  • Running a marathon,a race of twenty-six miles, takes a lot of training.
  • I enjoy telling people about Janet Evanovich whose latest book was fantastic.
  • The people waiting all night outside the Apple store are trying to purchase a new iPhone.
  • "He who can no longer pause to wonder and stand rapt in awe is as good as dead." - Albert Einstein
  • “Those who do not complain are never pitied.” - Jane Austen
  • “People demand freedom of speech to make up for the freedom of thought which they avoid.” - Søren Kierkegaard
  • “Never go to a doctor whose office plants have died.” - Erma Bombeck

Turning Adjective Clauses into Phrases

An adjective clause with a subject pronoun - such as which, that or who - can also be shortened into a phrase.
You can shorten an adjective clause in two ways:
  1. Omit the subject pronoun and verb.
  2. Omit the subject pronoun and change the verb to the form ending in "ing."
Here are some examples of how to create an adjective phrase:
  • Adjective Clause: The books, which are lost, are not really necessary.
  • Adjective Phrase: The books lost are not really necessary.

  • Adjective Clause: The girl who is running is my best friend.
  • Adjective Phrase: The girl running is my best friend.

  • Adjective Clause: Something that smells bad may be rotten.
  • Adjective Phrase: Something smelling bad may be rotten.

Remember, the goal of an adjective clause is to add more information to a noun or a pronoun. You can add the information by including a few more words or by changing the adjective clause to a phrase.

Minggu, 04 Mei 2014

Noun Clause

NOUN CLAUSE

Noun clause adalah clause yang difungsikan sebagai noun. Noun clause dalam kalimat pada umumnya digunakan sebagai subject dan object kalimat.

A. Noun Clauses diawali dengan Question words
Dalam How to Address Questions sudah dibahas tentang penggunaan kata tanya baik dalam membuat information questions maupun dalam membuat embedded questions.  Embedded questions tersebut adalah noun clause. Dalam section ini diberikan contoh tambahan untuk merefresh memori anda.

1. Single question words.

1.   Where she is now is still unknown.
2.   When they arrive is still uncertain.
3.    I know what you did last summer and I still know what you did last summer are two Hollywood movies starred by Jennifer Love Hewitt.
Perhatikan: dalam kalimat ini, noun clause what you did last summer menjadi object dari I know dan I still know, dan setelah digabung dengan: are two Hollywood movies starred by Jennifer Love Hewitt, menjadi subject majemuk dari kalimat.
Noun clause dapat ditempatkan diawal kalimat (sebagai subject) atau sebagai object. Jika anda ingin merubah posisi noun clause dari subject kalimat menjadi object kalimat, biasanya dibutuhkan pronoun it atau sedikit modifikasi kata. Contoh di atas menjadi:
1.   It is still unknown where she is now.
2.   Do you know when they arrive?
3.    Two Hollywood movies starred by Jennifer Love Hewitt are I know what you did last summer and I still know what you did last summer. Karena merupakan judul movies, noun clause what you did last summer tidak perlu diputar posisinya.
Note:
a) Clause yang diawali oleh question words tertentu (i.e. when, whenever, where) juga dapat berfungsi sebagai adverbial clause.
1.   I was reading a book when the phone rang.
2.   I went to where I and my ex girlfriend had been last weekend.
3.   I suddenly get nausea whenever I see his face. (nausea = mual/mau muntah).
b). Clause yang diawali oleh question words tertentu (i.e. who, whom, whose + noun) juga dapat berfungsi sebagai adjective clause. Dalam hal ini, kata tanya tersebut sebenarnya adalah relative pronoun. Well, jangan terlalu dipusingkan dengan istilah. Yang penting anda mengerti pola/struktur kalimatnya. Tapi, jika anda penasaran, silakan baca topic adjective clauses.
1.   I think you whom Mr. Dodi was looking for. (Saya kira kamu (orang) yang pak Dodi sedang cari-cari tadi).
2.    Mr. Dodi, who is a teacher, was looking for you at school.
3.    Rommy, whose book was stolen last week, just bought another new book yesterday.

2. Question words + ever/soever

Kecuali how, diakhir question words dapat ditambahkan ever atau soever menjadi whenever = whensoever, whatever= whatsoever, dan seterusnya. Arti ever atau soever di sini sama, yaitu saja/pun, tinggal dikombinasikan dengan kata tanya di depannya. Sedangkan, how+ever menjadi however (i.e. adverb atau juga disebut kata transisi yang berarti namun/walapun demikian) tidak termasuk dalam katagori ini.
1.   We will accept whatever you want us to do. (Kami akan menerima/melakukan apa saja yang kamu ingin kami lakukan).
2.   Whoever can melt her feeling is a very lucky guy. (melt = meluluhkan). Be careful: guy (dibaca gae)= laki-laki, sedangkan gay (dibaca gei) = fag = homo.
3.   She has agreed to wherever the man would bring her. (Dia telah setuju kemanapun pria itu membawanya pergi). Note: in speaking (informal), preposition (dalam hal ini to, etc.) biasanya diletakkan di ujung kalimat. She has agreed wherever the man would bring her to.

3. Question words + nouns

Question words + nouns yang sering digunakan antara lain: what time (jam berapa), what day (hari apa), what time (jam berapa), what kind (jenis apa), what type (tipe apa), whose + nouns (i.e. whose car, whose book, ect.), dan seterusnya.
1.   I can’t remember what day we will take the exam.
2.   As long as I am faithful, she doesn’t care what type of family I come from. (faithful = setia).
3.   Do you know what time it is?
4.   I don’t know whose car is parked in front of my house.

4. Question words + adjectives

Question words + adjectives yang sering digunakan antara lain: how long (berapa panjang/lama), how far (berapa jauh), how old (berapa tua/umur), ect.
1.   Man! She still looks young. Do you know how old she actually is?
2.    I am lost. Could you tell me how far it is from here to the post office?
3.    What a jerk. He didn’t even ask how long I had been waiting for him.

5. Question words + determiners

Question words + determiners yang sering digunakan adalah: how many (berapa banyak) dan  how much (berapa banyak). Remember: how many diikuti oleh plural nouns, sedangkan how much diikuti oleh uncountable nouns.
1.    Is there any correlation between how good he or she is in English and how many books he or she has?
2.    How much your English skill will improve is determined by how hard you practice.

6. Question words + adverbs

Question words + adverbs yang sering digunakan adalah: how often (berapa sering), how many times (berapa kali) ect.
1.    No matter how often I practice, my English still sucks. (Tidak memandang berapa kali saya latihan, bahasa Inggris saya masih jelek). Suck (informal verb) = jelek/tidak baik; arti suck yang lain: mengisap.
2.    I don’t want my parents to know how many times I have left school early. (leave school early = bolos).

7. Question words + infinitives

Jika question words langsung diikuti oleh infinitives, invinitives tersebut mengandung makna should atau can/could. Perhatikan bahwa subject setelah question words dihilangkan.
1.   She didn’t know what to do = She didn’t know what she should do. (Dia tidak tahu apa yang seharusnya dia lakukan).
2.   Please tell me how to get the train station from here = Please tell me how I can get the train station from here.
3.    We haven’t decided when to go to the beach = We haven’t decided when we should go to the beach.
4.    Marry told us where to find her = Marry told us where we could find her.

B. Noun clauses diawali dengan whether/if

Whether bisa diikuti oleh OR/NOT bisa juga tidak; makna kalimat biasanya sama walaupun OR/NOT tidak disebutkan (ini tergantung konteks kalimat). Untuk penggunaan if, selain telah dibahas di topic conjunctions, juga telah dibahas di topic conditionals. Note: whether pelafalannya sama dengan weather (cuaca), tulisannya juga mirip. Be careful, jangan sampai tertukar.
1.   I am not sure whether she is coming or not = I am not sure whether or not she is coming = I am not sure whether she is coming. (Saya tidak yakin apakah dia akan datang atau tidak).
2.   We can’t decide whether we should go out or stay home. = We can’t decide whether to go or (to) stay home. Perhatikan, infinitives juga dapat digunakan setelah whether.
3.   I am not sure whether I should take economics or law after I graduate from high school. (Saya tidak yakin apakah saya harus ngambil Ekonomi atau Hukum setelah lulus SMA nanti).
4.   If you take economics, I will take economics. On the other hand, if you take law, I will take law too.


C. Noun clauses diawali dengan that/the fact that

Di sini that berarti bahwa, sedangkan the fact that berarti fakta bahwa. Sedangkan, that dalam adjective clauses berarti yang.
1.    That she has had a PhD degree at the age of 20 surprises a lot of people = It surprises a lot of people that she has had a PhD degree at the age of 20.
2.     It is the fact that the world is round = the fact that the world is round is well known.
3.     It was obvious that she was very sick = The fact that she was very sick was obvious.
4.     It seems that it is going to rain soon.